Ada sebuah anekdot yang saya terima beberapa hari yang lalu dari seorang teman. Dia bilang idenya datang setelah melihat perkembangan situasi politik terakhir. Inilah ceritanya, jangan dianggap terlalu serius ya?

Denny JA dari LSI baru saja melakukan survei calon presiden 2009. Hasilnya dikirim ke SBY, JK dan Mega. Reaksinya semua pada marah. Apa pasal?

Survei SBY:
Pada saat ditanya mengenai popularitas, hasilnya ternyata SBY lebih dikenal sebagai besan Aulia Pohan ketimbang Presiden. Usut punya usut ternyata respondennya adalah karyawan KPK!

Survei JK:
Pada saat ditanya siapakah calon presiden yang paling pas dari Golkar, mayoritas responden lebih memilih Fadel Muhammad (FM) dibanding JK. Usut punya usut ternyata respondennya adalah para pesohor yang sekarang jadi caleg! Alasan mereka, FM lebih keren dan JK.

Survei Mega:
Ketika ditanya siapa wakil presiden yang paling cocok mendampingi Mega. Yang kepilih ternyata bukan Sri Sultan, Hidayat Nur Wahid dll, tetapi adalah Agus Condro! Usut punya usut ternyata respondennya adalah 39 orang penerima cek perjalanan! Alasannya supaya mereka nga ditangkep kayak M. Iqbal!

Ada sebuah buku Statistika yang sangat Populer, yaitu ‘How to Lie with Statistics‘, karangan Darrell Huff. Jika anda ragu apakah survei2 itu benar atau sekedar rekayasa, silakan cek disini.