Berita Utama No. 3. Bencana lumpur Lapindo (Sidoarjo), sudah lebih dari 2 tahun terjadi tetapi nampaknya belum ada penanganan yang sepatutnya. Apapun penyebabnya ini jelas bencana, tentunya penanganan dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemen bencana (terutama pada fase tanggap darurat, rehabilitasi dan konstruksi) sebaiknya dikedepankan dengan tujuan utama menyelamatkan korban sebagai prioritas utama.

1. Pulau Seribu Tertinggal Jauh : Aparat Pemerintah Tak Ubahnya Pelancong

    Pascal S Bin Saju
    Jakarta, kompas – Kepulauan Seribu yang masih bagian dari wilayah DKI Jakarta, dengan penduduk 20.565 orang, kini tetap tertinggal jauh dari wilayah- wilayah lain yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Secara umum, warganya belum terlayani angkutan yang memadai. Akibatnya, ekonomi mereka tertinggal.
    Beragam masalah terekam saat mengunjungi wilayah itu pada Kamis siang hingga Sabtu (19/7) pagi. Pulau pertama yang direncanakan dikunjungi adalah Pulau Pramuka, ibu kota Kabupaten Kepulauan Seribu, kemudian Pulau Panggang dan Pulau Karya. Semuanya berada dalam Kabupaten Kepulauan Seribu.
    Setelah memastikan tidak ada kapal yang berlayar ke Pulau Pramuka, akhirnya Kompas meninggalkan Pantai Marina Ancol menuju Muara Angke. Kapal di Marina hanya mengangkut penumpang ke pulau tujuan wisata.
    Ancol dan Angke adalah dua pelabuhan embarkasi (pemberangkatan) sekaligus debarkasi (kedatangan) di Jakarta jika orang bepergian ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu. Dari Muara Angke ada 16 kapal kayu yang biasanya berlayar pada pukul 07.00-08.00 dan 12.00-13.00. Umumnya, kapal-kapal itu tidak dilengkapi dengan sarana keselamatan pelayaran, seperti jaket penolong, kompas, dan radio.
    Belum sejam dari Muara Angke, kapal sudah dipukul gelombang tinggi yang mencapai 2 meter. Faqih (53), penumpang yang juga juragan 12 kapal ikan dari Pulau Kelapa, menjelaskan, pada musim angin timur seperti saat ini, laut tidak menentu dan gelombang tinggi sering muncul tiba-tiba.

2. Semoga Mereka Tak Cuma Umbar Janji

    Kandidat Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2008-2011 menyatakan komitmennya untuk meningkatkan spirit kewirausahaan di kalangan pemuda. Mereka berpendapat, semakin banyak wirausahawan, perekonomian nasional akan semakin cepat berkembang.
    Ada empat kandidat ketua umum Hipmi periode 2008-2011 yang bertarung dalam pemilihan pada musyawarah nasional, Minggu (20/7) ini di Nusa Dua, Bali. Mereka adalah Erwin Aksa yang direkomendasikan Hipmi Sulawesi Selatan, Novita Dewi (Jakarta), Bagus Haryosoeseno (Jawa Timur), dan Ridwan Mustafa (Jawa Barat). Siapa pun yang terpilih akan menggantikan Sandiaga S Uno yang sudah habis masa jabatannya.
    ”Kami mencoba mengubah mindset pemuda dari pencari kerja menjadi pencipta kerja atau berwirausaha,” kata Erwin.
    Negara maju umumnya memiliki wirausaha yang lebih banyak ketimbang negara berkembang, apalagi miskin. Amerika Serikat, misalnya, memiliki wirausaha 11,5 persen dari total penduduknya. Sekitar 7,2 persen warga Singapura adalah pengusaha sehingga negara kecil itu maju. Indonesia dengan segala sumber daya alam yang dimilikinya ternyata hanya memiliki wirausahawan tak lebih 0,18 persen dari total penduduknya. Secara historis dan konsensus, sebuah negara minimal harus memiliki wirausaha 2 persen dari total penduduk agar bisa maju.
    Untuk mengubah mindset tersebut, Erwin berupaya mengatasi permasalahan pemuda untuk berwiraswasta, seperti sulitnya pembiayaan perbankan, minimnya kemitraan, mental sebagian besar pemuda yang tidak berani mengambil risiko, dan sulitnya mencari peluang usaha.

3. Korban Lumpur Lapindo Kecewa kepada Cagub : Tak Satu Pun Cagub Jatim Berani Bersikap soal Penanganan Lumpur

    Surabaya, Kompas – Korban semburan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, menyatakan kekecewaan mereka terhadap lima pasangan peserta Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur periode 2008-2013. Tak satu pun dari calon gubernur itu yang berani memberikan jawaban tegas tentang berani atau tidak membuat kontrak politik dengan para korban lumpur Lapindo.
    Pertanyaan tentang kontrak politik dengan korban lumpur Lapindo ini muncul sebagai pertanyaan pertama dalam debat publik calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim yang diselenggarakan hari Sabtu (19/7) malam di Taman Tugu Pahlawan, Surabaya.
    Hadir sebagai panelis dalam acara yang dihadiri sekitar 500 orang ini adalah pengajar sosiologi Universitas Airlangga, Surabaya, Daniel Sparringa; pengajar komunikasi Universitas Airlangga, Henri Subiakto; dan pengusaha media massa, Dahlan Iskan.
    Atas pertanyaan tentang kontrak politik ini, calon gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, yang perlu diselesaikan dalam kasus semburan lumpur Lapindo adalah membuat ganti untung dengan para korban. Adapun Sutjipto menuturkan, para korban yang punya kewenangan untuk menentukan apa yang harus dilakukan pemerintah dalam kasus ini.
    Soenarjo mengatakan, yang penting diselesaikan dalam kasus lumpur Lapindo adalah unsur manusianya. Jawaban senada disampaikan Achmady, yang mengatakan pentingnya keberpihakan kepada rakyat dalam kasus ini. Sedangkan Soekarwo menyatakan berkomitmen ingin menyelesaikan masalah itu dengan baik.

4. Trauma Korupsi Masih Landa KPU

    Jakarta, Kompas – Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi di lingkungan Komisi Pemilihan Umum periode lain menyebabkan trauma terhadap jajaran KPU yang akan melaksanakan Pemilihan Umum 2009.
    ”Ada trauma di KPU,” ucap Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di kantor KPU, Jakarta, Sabtu (19/7), saat berbincang dengan pers seusai melantik Wakil Sekjen KPU dan jajaran pejabat struktural eselon II.
    Ketika dibuka pendaftaran untuk jabatan eselon II pun tidak ada yang tertarik menjadi kepala biro yang berkaitan dengan keuangan atau pengadaan barang. Namun, posisi-posisi itu bisa terisi juga dan dilantik.
    KPU periode sebelumnya, selain pimpinan, banyak juga jajaran Sekretariat Jenderal KPU dijerat kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
    Dilantik sebagai wakil sekjen adalah Asrudi Trijono untuk mendampingi Sekjen KPU Suripto Bambang Setyadi. Pejabat eselon II yang dilantik terdiri dari tujuh kepala biro, satu inspektur, dan tujuh wakil kepala biro. Mereka diangkat sumpah untuk tidak menerima hadiah atau pemberian dari siapa pun yang terkait dengan jabatannya, bekerja dengan jujur, cermat, serta lebih mementingkan kepentingan negara daripada kelompok atau diri sendiri.
    Kepala Biro Logistik Dalail dalam perbincangan dengan pers seusai pelantikan juga mengaku merasa ngeri menduduki posisi barunya itu. ”Mengapa ngeri, soalnya dulu itu ke Cipinang semua,” ucapnya. (sut)

5. Jelaskan Program Pangan kepada Rakyat

    Simalungun, Kompas – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pemimpin di setiap daerah menjelaskan seluruh program pengembangan pangan kepada rakyat. Rakyat harus mengetahui langkah pemerintah mengatasi persoalan pangan.
    Presiden Yudhoyono menyampaikan itu saat panen raya padi di Nagori (setingkat desa) Panembeian, Kecamatan Panembeian Pane, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (19/7).
    ”Termasuk (program) yang sedang dibicarakan pemerintah dan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), semua harus transparan,” kata Presiden dalam sambutannya.
    Persoalan pangan, ungkap Kepala Negara, merupakan persoalan global yang dihadapi negara mana pun. Presiden mengajak pemimpin daerah, petani, dan pengusaha sama-sama melakukan reformasi dan revitalisasi sektor pertanian yang harus dilakukan besar-besaran. ”Pola penanaman, pemilihan benih, irigasi, dan anggaran semuanya harus tepat,” kata Presiden.
    Salah satu solusi yang diambil pemerintah untuk mengatasi persoalan pangan adalah memberikan subsidi bantuan pupuk. ”Jangan sampai pupuk lari kepada mereka yang tidak berhak. Jika ini yang terjadi, tangkap dan masukkan penjara,” ujar Presiden.
    Presiden Yudhoyono mengemukakan, pemerintah juga mengucurkan kredit usaha rakyat (KUR), terutama untuk petani. Kredit ini diberikan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri. Petani bisa memperoleh kredit dari bank itu dengan syarat yang mudah.

6. Wapres: KTM Berikan Keadilan Pelayanan

    Boalemo, Kompas – Kota Terpadu Mandiri atau KTM, yang digagas Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi di sejumlah desa transmigrasi, dimaksudkan untuk memberikan rasa keadilan bagi rakyat desa bahwa mereka mendapat perhatian dan layanan yang sama dengan rakyat di kawasan kota besar lain dalam pembangunan.
    Selain akan dikembangkan sebagai pusat industri, investasi, dan jasa bagi penduduk desa transmigrasi dan desa di sekitarnya, yang bisa mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah, kawasan KTM juga akan dibangun menjadi pusat layanan pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya oleh pemerintah pusat bersama pemerintah setempat.
    Hal itu diungkapkan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla saat memberikan sambutan pada acara pencanangan KTM Pawonsari di desa transmigrasi Bawon II dan Bawon III, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, Sabtu (19/7). Acara itu dihadiri Mennakertrans Erman Soeparno, Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, Bupati Boalemo Iwan Bokings, dan pejabat lainnya.
    ”KTM dibentuk di daerah yang penduduknya banyak dan menghasilkan berbagai produksi komoditas sehingga akan dibangun sentra industri dan investasi serta jasa yang bisa menggerakkan ekonomi, selain juga akan dibangun pusat layanan pendidikan dan kesehatan. Dengan demikian, rakyat di desa ini merasa mendapat layanan yang sama dan baik dari pemerintah pusat dan daerah,” kata Kalla.

7. Paus Meminta Maaf : Korban Skandal Seks Tuntut Aksi

    Sydney, Sabtu – Paus Benediktus XVI hari Sabtu (19/7) untuk pertama kalinya meminta maaf langsung kepada sejumlah korban pelecehan seksual yang dilakukan para pastor di Australia. Paus menilai, pelecehan seksual terhadap anak-anak merupakan kejahatan dan pelakunya harus diseret ke pengadilan.
    Permintaan maaf ini disampaikan Paus di akhir khotbahnya di Katedral Santa Maria, Sydney, Australia. Paus berada di Sydney sejak Minggu pekan lalu guna ambil bagian dalam Hari Pemuda Sedunia yang dihadiri lebih dari 250.000 pemuda dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang kemarin tampil dengan bendera Merah Putih dalam parade di Sydney.
    ”Sungguh, saya sungguh memohon maaf atas perih dan penderitaan yang dirasakan korban, dan saya menjamin sebagai pastor (gembala) mereka, saya juga ikut merasakan penderitaan mereka,” ujar Paus. Skandal seks ini jelas suatu yang memalukan yang semua kita rasakan.
    Paus menyebutkan pelecehan seksual terhadap anak-anak sebagai sebuah kejahatan. Dia mengatakan, mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan ini harus diseret ke pengadilan.
    Penegasan Paus di Sydney ini termasuk yang paling eksplisit menyangkut skandal seks yang dilakukan pastor Katolik di sejumlah negara. Misalnya, Paus dalam pernyataan maaf sampai menggunakan kata ”saya” hingga tiga kali, sesuatu yang jarang terjadi. Dia juga menegaskan perlunya pelaku diseret ke pengadilan. Semua ini diharapkan dapat memuaskan para korban.

8. Sengketa Perbatasan : Kamboja dan Thailand

    Preah Vihear, Sabtu – Sebuah letusan senjata yang timbul diyakini akan memicu kontak senjata antara tentara Kamboja dan Thailand di seputar Kuil Preah Vihear di perbatasan kedua negara itu. Ratusan tentara dari kedua pihak terus dikerahkan ke seputar Preah Vihear, Sabtu (19/7).
    Wartawan yang berada di seputar kuil Hindu peninggalan abad ke-11 itu memperkirakan lebih dari 300 tentara Kamboja berhadapan dengan sekitar 100 tentara Thailand. Jumlah ini terus bertambah sejak hari Jumat malam. Komandan militer masing-masing menolak merinci jumlah anggota pasukan mereka.
    Eskalasi jumlah tentara di seputar Kuil Preah Vihear ini berkaitan dengan klaim wilayah perbatasan itu antara Kamboja dan Thailand. Keputusan UNESCO dua pekan lalu yang menjadikan Preah Vihear sebagai salah satu warisan dunia membuat Thailand tersinggung. Kamboja yang mengajukan Preah Vihear ke UNESCO.
    Sebelumnya, Brigjen Chea Keo dari militer Kamboja mengemukakan, pihaknya sudah mengerahkan sekitar 800 tentara guna menghadapi sekitar 400 tentara Thailand di daerah tersebut. Pengerahan pasukan kedua negara itu sudah memasuki hari kelima.
    Situasi di Preah Vihear cukup tegang. Tentara kedua pihak beberapa kali berada pada jarak yang cukup dekat. Sebuah letusan senjata akibat keteledoran atau karena emosi yang lepas diyakini akan memicu terjadinya kontak senjata di antara kedua negara.