Adalah sangat aneh jika sekarang Presiden SBY bilang “Harga BBM tidak naik lagi, kami punya hati dan empati. Menurut saya ini hanyalah bagian dari tebar pesona menjelang pemilu 2009. Sudah jelas kenaikan harga minyak dunia saat ini adalah ulah spekulan, para pelaku ekonomi jahat. Bukan karena kebutuhan riil konsumsi BBM.

Jadi kebijakan kenaikan BBM tahun 2008 ini sangat menyesatkan. Yang seharusnya dilakukan SBY bukanlah menaikkan harga BBM, tetapi melawan para spekulan dan mafia perminyakan nasional dan dunia!

1. Presiden Janji Harga BBM Tak Naik Lagi : ”Kami punya empati, kami punya hati.”

    KUTAI KARTANEGARA — Meski sebelumnya pernah dikritik karena dianggap mengingkari janji untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak, Presiden kemarin kembali menjanjikan hal serupa. Saat meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Embalut di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa pemerintah tak akan menaikkan harga bahan bakar, kalaupun harga minyak dunia menembus US$ 150 per barel. “Saya selalu mencermati kondisi ini, karena kalau angkanya mencapai US$ 150 per barel, bisa sepertiga dari anggaran terpakai hanya untuk subsidi,” kata Yudhoyono.
    Janji presiden itu dikemukakan setelah pada akhir pekan ini harga minyak dunia menyentuh US$ 146 per barel, lalu turun ke US$ 145 per barel. Melihat perkembangan ini, berbagai kalangan khawatir harga minyak dunia akan melejit ke US$ 150 per barel.
    Menurut presiden, bila harga menyentuh angka US$ 150, subsidi bahan bakar dan listrik yang harus disediakan membengkak menjadi Rp 319,5 triliun (terdiri dari subsidi bahan bakar minyak Rp 229,5 triliun dan listrik Rp 90 triliun). “Jumlah subsidi itu hampir sama dengan pengeluaran lembaga-lembaga negara. Tapi (subsidi) harus dikeluarkan, karena tidak mungkin bahan bakar bersubsidi naik. Kami punya empati, kami punya hati,” kata Presiden.

2. Kasus Suap Anggota DPR : KPK Telusuri Keterlibatan Kolega Bulyan

    “Itu kan ungkapan orang yang sedang marah atau emosional.”
    JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi menelusuri tudingan bahwa lebih dari 10 anggota Dewan Perwakilan Rakyat terlibat kasus dugaan suap pengadaan kapal patroli Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Departemen Perhubungan, dengan tersangka anggota Komisi Perhubungan DPR Bulyan Royan. “Saat ini KPK masih mengumpulkan alat bukti yang cukup dalam menelusuri kasus ini,” kata Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bibit Samad Rianto ketika dihubungi kemarin.
    Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M. Jasin mengatakan dugaan keterlibatan lebih dari 10 anggota DPR masih sebatas kata-kata dari Bulyan. Sejauh ini, kata dia, KPK belum bisa membuktikan benar-tidaknya kemungkinan itu. “Bisa saja (lebih dari 10), tapi KPK belum bisa membuktikannya,” kata Jasin. “(Tudingan) ini kan cerita dari orang (Bulyan) yang sedang marah atau emosional.”
    Jasin menambahkan, KPK tak dengan serta-merta mencari barang bukti dengan menggeledah gedung DPR berdasarkan informasi lisan Bulyan. Jasin hanya tertawa ketika ditanya siapa saja anggota Dewan lainnya yang disebut Bulyan.

3. Polisi Sisir Lagi Rumah Tersangka Teroris

    Polisi menyisir rumah kontrakan di kompleks Mega Asri II Sukajadi, Banyuasin, Sumatera Selatan, itu selama 30 menit.
    PALEMBANG — Tim gabungan Detasemen Khusus Antiteror 88 dan Gegana Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kemarin menyisir rumah kontrakan Muhamad Hasan alias Fajar, tersangka teroris warga negara Singapura yang ditangkap di Kabupaten Musi Banyuasin.
    Sayuti, 30 tahun, istri Fajar, mengaku ketakutan, setelah polisi datang, warga akan mengusirnya dari rumah kontrakannya. Sayuti berada di rumah itu bersama dua anaknya sejak dua bulan lalu. “Saya tidak tahu suami saya punya nama lain Muhamad Hasan. (Suami saya) bukan warga Singapura. Setahu saya dia dari Semarang,” kata Sayuti kemarin.
    Polisi menyisir rumah kontrakan di kompleks Mega Asri II Sukajadi, Banyuasin, Sumatera Selatan, itu selama 30 menit sejak pukul 10.00 WIB. Belum diketahui bagaimana hasil penyisiran tersebut.

4. Bandar Udara Hasanuddin Lumpuh Lima Jam

    “Dua penerbangan menuju Jakarta terpaksa dibatalkan.”
    JAKARTA – Aktivitas Bandar Udara Internasional Hasanuddin, Makassar, kemarin lumpuh karena listrik padam selama lima jam. Akibatnya, sejumlah penerbangan dari Makassar menuju kota-kota lain ditunda.
    General Manager Makassar Advance Air Traffic Service Edi Amirudin mengatakan, pemadaman listrik terjadi pada pukul 0.315 sampai 06.30 Wita. “Dua penerbangan menuju Jakarta terpaksa dibatalkan,” katanya kepada Tempo melalui sambungan telepon kemarin. Bandar udara itu mengoperasikan sekitar 160 jadwal penerbangan per hari. Total penumpang setiap bulan mencapai 120 ribu orang.
    Dia menjelaskan, dua penerbangan yang dibatalkan adalah penerbangan Lion Air pada pukul 06.15 dan Garuda Indonesia pukul 07.00 tujuan Jakarta. Sedangkan kedatangan pesawat ke Makassar tidak menghadapi masalah. “Kedatangan pertama pesawat ke Makassar pukul 8.00,” kata Edi.

5. Pembantaian Keluarga di Bekasi Sudah Direncanakan

    Ketiga korban dihabisi sekitar pukul 18.00.
    BEKASI — Tri Widyomurdani, 23 tahun, atau Dani, pelaku pembunuhan satu keluarga di Pekayon, Bekasi Selatan, diduga sudah merencanakan pembunuhan terhadap keluarga teman karibnya, Teguh Santosa (22), Jumat lalu. Akibatnya, Teguh kehilangan ayahnya, Heru Cahyo (52), ibunya, Tati Jum’ati (40), dan adiknya, Nada Alfatihah (11).
    Ketiga korban dihabisi sekitar pukul 18.00. Dani menusuk mereka satu per satu dengan pisau miliknya di rumah mereka di Jalan Umar Nomor 126, Kampung Hutan, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Jasad Heru tergeletak di samping mayat istrinya yang bertumpuk dengan mayat Nada.
    Menurut Teguh, dua hari sebelum pembantaian, Dani membeli pisau dapur di pasar sekitar Jatiasih, Bekasi Selatan. Teguh sempat bertanya untuk apa pisau itu. “Dani bilang pisau di rumah saya tumpul semua,” kata Teguh kemarin sore.

6. Venus Raih Prestasi Ganda

    Pertandingan adik-kakak Williams tak disaksikan sang ayah.
    LONDON — Venus Williams akhirnya berhasil membalas dua kali kekalahan dari sang adik, Serena Williams, pada final tunggal putri tenis Wimbledon kemarin. Kemenangan 7-5 6-4 juga membuat Venus mempertahankan gelar yang diraihnya tahun lalu.
    Final yang mempertemukan kakak beradik Williams ini adalah yang ketiga. Pada dua kesempatan sebelumnya, 2002 dan 2003, Serena, 26 tahun, selalu menundukkan sang kakak. Venus, 28 tahun, membalasnya tahun ini.
    Uniknya, ayah mereka, Richard, malah balik ke Amerika Serikat dan tak menyaksikan “perang saudara” antara kedua anaknya. “Menurut ayah, dia telah melakukan pekerjaannya dan pekerjaannya sudah selesai,” kata Serena. “Saya kira dia senang, dia mungkin berada di Florida. Tidak peduli apa yang terjadi, pemenangnya tetap dia (ayah).”
    Sebelum pertemuan ini, catatan head to head Serena lebih baik ketimbang Venus. Sebelumnya, si adik menang dalam lima dari sembilan pertemuan di antara mereka berdua.
    Ini adalah gelar kelima dari tujuh kali kesempatannya masuk final tunggal putri Wimbledon. Sementara itu, Serena telah mengantongi dua kali gelar dari Wimbledon.