1. Polisi Buru Tersangka Lain : BUNTUT PENANGKAPAN FERRY YULIANTONO

    Komite Bangkit Indonesia menilai pemerintah represif.
    JAKARTA — Setelah menangkap Sekretaris Jenderal Komite Bangkit Indonesia Ferry Yuliantono, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengejar tersangka lain yang diduga menunggangi aksi demonstrasi brutal pada Selasa lalu. “(Penyidikan) tetap kami kembangkan,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Abubakar Nataprawira di Jakarta kemarin.
    Dalam pengembangan itu, menurut dia, polisi juga akan menyelidiki keterlibatan Ketua Umum Komite Bangkit Indonesia Rizal Ramli. “Siapa pun akan diproses. Yang pasti, (demonstrasi) itu ada yang menunggangi,” kata Abubakar.
    Menurut Abubakar, bukti-bukti bahwa Ferry mendalangi aksi tersebut sudah cukup. Ferry diduga melakukan tindak pidana penghasutan, perusakan, dan pembakaran. “Tidak bisa saya sampaikan (bukti-buktinya), nanti saja di pengadilan.”

2. Semua Gedung Wajib Audit Energi

    PLTU Cilacap beroperasi kembali.
    JAKARTA — Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral mewajibkan gedung-gedung melakukan audit energi untuk menghemat pemakaian listrik. “Audit ini akan dimulai dari gedung-gedung di Jakarta sebagai kota pelahap listrik terbesar,” kata Menteri Energi Purnomo Yusgiantoro di Jakarta kemarin.
    Purnomo menegaskan pemerintah telah membentuk tim konservasi energi yang bertugas mengevaluasi penggunaan energi di gedung-gedung pemerintah. Tim inilah yang akan melakukan audit. “Proyek uji cobanya adalah kantor-kantor sekitar Monas, Departemen Energi, PLN, dan Pemda DKI.”
    Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Purwono berharap pihak swasta seperti mal dan gedung perkantoran melakukan audit energi secara mandiri. “Semua pasti berminat, karena penghematan energi berarti hemat biaya,” tuturnya.
    Gedung swasta, kata Purwono, bisa mengevaluasi pemakaian energinya sendiri atau menyewa konsultan. Ia memastikan biaya yang dikeluarkan untuk audit akan kembali dalam waktu singkat. Pasalnya, langkah ini berpotensi menghemat biaya listrik bulanan.

3. Komisi Pemberatasan Korupsi Didesak Buka Kasus BLBI Sjamsul Nursalim

    JAKARTA — Ketua Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada Denny Indrayana mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi membuka kembali kasus dugaan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) oleh Sjamsul Nursalim. “Pertimbangannya karena telah terjadi jual beli perkara kasus yang melibatkan petinggi Gedung Bundar (Kejaksaan Agung),” kata dia kemarin kepada Tempo.
    Denny menegaskan jaksa Urip Tri Gunawan yang tertangkap tangan menerima uang senilai US$ 660 ribu dari Artalyta Suryani membuktikan hal itu. “Penanganan kasus korupsi, kok, dengan korupsi,” kata dia.
    Denny menegaskan KPK tak perlu menunggu putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang tengah menyidangkan terdakwa jaksa Urip dan Artalyta.Dia khawatir KPK bisa terkunci putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi jika kelak dinyatakan penyuapan terhadap Urip tak terkait kasus BLBI. “Mumpung bukti-bukti belum hilang di pengadilan.”

4. Evakuasi Korban Pesawat Casa Ditunda

    Kotak hitam belum ditemukan.
    BOGOR — Regu penolong kemarin menunda evakuasi korban jatuhnya pesawat Casa NC-212 di kawasan Gunung Salak, Bogor. Evakuasi yang, rencananya, dituntaskan kemarin, terhalang cuaca buruk. “Kabutnya masih tebal,” kata Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya I Gusti Made Oka di Bogor kemarin.
    Menurut Oka, jasad semua korban sudah ditemukan dan dimasukkan ke kantong jenazah. TNI AU telah menyiapkan tiga helikopter jenis Puma dan dua Bolco untuk proses evakuasi. Landasan helikopter pun sudah dibuka di dua titik, yaitu sekitar 100 meter dan lima kilometer dari lokasi jatuhnya pesawat.
    Semula regu penolong merencanakan evakuasi dari titik 100 meter. Rencana itu dibatalkan karena jarak pandang sangat terbatas akibat tebalnya kabut. Tekanan udara juga tidak memungkinkan bagi helikopter terbang rendah. “Lembah di sekitar lokasi bersifat hampa udara sehingga dikhawatirkan membuat baling-baling tidak bisa berputar secara maksimal,” kata Oka.

5. Obama dan Hillary Kampanye Bersama

    “Saya bangga menyebutnya sahabat dan saya tahu betapa besar kita butuh Bill dan Hillary Clinton di masa mendatang,” kata Obama, senator Illinois berusia 46 tahun, di hadapan sekitar 6.000 pendukungnya.
    NEW HAMPSHIRE — Barack Obama, kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, dan bekas pesaingnya, Hillary Clinton, kemarin berdamai dan menunjukkan persatuan mereka dengan berkampanye bersama di Kota Unity, Negara Bagian New Hampshire.
    Kota itu dipilih secara hati- hati bagi pelaksanaan peristiwa bersejarah ini. Salah satu alasannya adalah karena namanya yang simbolis (yang berarti “persatuan”) maupun perannya dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. Para pemilih di Unity memberi kedua kandidat masing-masing persis 107 suara dalam pemilihan perdana di negara bagian itu pada Januari lalu.
    “Saya bangga menyebutnya sahabat dan saya tahu betapa besar kita butuh Bill dan Hillary Clinton di masa mendatang,” kata Obama, senator Illinois berusia 46 tahun, di hadapan sekitar 6.000 pendukungnya.