Kompas hari ini menurunkan 6 berita utama dengan headline pemilu di Jawa Tengah. Hasil hitung cepat menunjukkan pasangan Bibit-Rusti (BIru) yang dijagokan PDIP menang. Ini berarti kekalahan telak kedua Golkar setelah Jawa Barat dimenangkan pasangan dari PKS-PAN.

1. Pilkada Cermin Pemilu : Partai Golkar Harus Waspada, Bibit-Rustriningsih Unggul di Jateng

    Semarang, Kompas – Hasil pemilihan kepala daerah atau pilkada, terutama yang berlangsung di Pulau Jawa, dapat menjadi cermin dari persaingan politik pada Pemilu 2009. Partai politik peserta pemilu harus mencermati hasil pilkada itu.
    Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Semarang, Warsito, dan dosen Ilmu Pemerintahan dari Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa, Yogyakarta, Widyo Hari M, secara terpisah di Semarang, Minggu (22/6).
    Peringatan itu disampaikan terkait dengan hasil Pilkada Jawa Tengah, Minggu, yang sesuai hasil penghitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng menempatkan pasangan Bibit Waluyo-Rustriningsih, yang diajukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), sebagai peraih suara terbanyak.

2. Penerbangan : Regulator Harus Lebih Tegas

    Jakarta, Kompas – Regulator penerbangan diminta bertindak lebih tegas dalam menghadapi para operator. Bila tidak, selain mengancam keselamatan penerbangan, juga mempersulit pencabutan larangan terbang oleh Uni Eropa.
    ”Jangan menutup mata, masih terjadi pelanggaran oleh operator, mulai dari pilot tidak mengisi buku laporan hingga pemakaian komponen yang tidak terlacak produsennya,” kata pengamat penerbangan, Dudi Sudibyo, Kamis (19/6) di Jakarta.
    Dudi menegaskan, operator juga masih tidak jujur melaporkan kecelakaan. ”Saya mendapat informasi, pesawat dari sebuah maskapai mengalami kecelakaan awal Juni ini, tetapi dilaporkan beberapa hari setelahnya. Padahal, seharusnya, tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa pesawat naas itu terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab kecelakaan,” ujarnya.

3. Belanda Vs Rusia : Belanda Hanya Berjaya di Luar Arena

    ”Saya ingin menjadi pengkhianat terbesar Belanda tahun ini,” ucap pelatih asal Belanda, Guus Hiddink, sebelum laga perempat final Piala Eropa yang mempertemukan tim asuhannya, Rusia, melawan Belanda.
    Di Stadion St Jakob Park, Basel, Swiss, Sabtu (21/6) malam atau Minggu dini hari WIB, Hiddink benar-benar ”berkhianat”. Di tengah lautan suporter Belanda yang tertunduk lesu setelah kekalahan tim ”Oranye”, Hiddink berjingkrak-jingkrak lalu berpelukan dengan pemain asuhannya, yang sukses menyingkirkan lawan dengan kemenangan 3-1.
    Sabtu malam itu di Basel adalah akhir perjalanan komunitas suporter Belanda di Euro 2008. Kelompok pendukung Belanda, yang jumlahnya puluhan ribu orang, merupakan salah satu kelompok terbesar, selain suporter Jerman.

4. 100 TAHUN KEBANGKITAN NASIONAL : Mencari Jejak Pemikiran Hatta.

    Membicarakan kebangkitan nasional, sulit untuk tak menyebut nama besar Mohammad Hatta. Salah satu sumbangan pemikiran terpenting Hatta bagi bangsa ini di bidang ekonomi adalah meletakkan dasar-dasar dan landasan bagi sistem perekonomian nasional yang dibangun setelah kemerdekaan.
    Hatta, seperti founding fathers lain, mampu berpikir maju mendahului zamannya. Berkaca dari kegagalan sistem marxisme/komunisme dan kapitalisme pasar bebas di Barat, Hatta mengadopsi suatu sistem yang dalam banyak aspek merupakan bentuk kompromi dari dua ekstrem itu, dengan memasukkan nilai-nilai kemanusiaan dan tradisional Indonesia.
    Ini adalah suatu sistem perekonomian yang menjamin kedaulatan dan keterlibatan seluruh rakyat dalam proses pengelolaan ekonomi, yang dalam konsep Hatta tecermin dalam ”produksi oleh semua, untuk semua, di bawah pimpinan atau kepemilikan rakyat”, berdasarkan asas kekeluargaan.

5. Pemilik NPWP Bebas Bea Fiskal : Singapura dan Malaysia Sudah Lama

    Jakarta, Kompas – Kabar gembira bagi pemilik nomor pokok wajib pajak atau NPWP. Mulai tahun 2009, semua calon penumpang penerbangan atau pelayaran menuju ke luar negeri akan dibebaskan dari kewajiban membayar biaya fiskal jika menunjukkan bukti kepemilikan NPWP.
    Kebijakan ini diterapkan karena pemerintah dan DPR ingin mendorong orang untuk memiliki NPWP sehingga jumlah pembayar pajak di dalam negeri akan semakin banyak.
    Hal itu merupakan keputusan Rapat Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Pajak Penghasilan (RUU PPh) yang terdiri atas wakil dari 10 fraksi di DPR serta pemerintah.

6. HUT JAKARTA : Kembang Api Tutup Perayaan

    Jakarta, Kompas – Perayaan hari ulang tahun Jakarta ke-481 diakhiri nyala kembang api di Lapangan Monumen Nasional, Minggu (22/6). Warga menikmati puncak kemeriahan ketika kembang api dimulai pukul 21.00. Selama sekitar 10 menit pengujung disuguhi warna warni kembang api.
    ”Semoga awal yang baik bagi DKI Jakarta ke depan. Jangan hanya atraksi, tapi harus diwujudkan dengan kerja keras semua warga,” kata Hamidin, warga Mampang, Jakarta Selatan.
    Tidak sedikit pula warga kecewa karena kembang api tidak dinyalakan persis di dekat tugu Monas. Kembang api dinyalakan sekitar 300 meter arah timur Monas.