<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kompas, 7 Juli 2008, Berita Utama</title>
	<atom:link href="http://beritasingkat.wordpress.com/2008/07/07/kompas-7-juli-2008-berita-utama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beritasingkat.wordpress.com/2008/07/07/kompas-7-juli-2008-berita-utama/</link>
	<description>Ringkasan Berita Media Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Jul 2009 04:22:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: phakiah</title>
		<link>http://beritasingkat.wordpress.com/2008/07/07/kompas-7-juli-2008-berita-utama/#comment-58</link>
		<dc:creator>phakiah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 09:34:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritasingkat.wordpress.com/?p=69#comment-58</guid>
		<description>PLN kalau ingin Profesional,, sebaiknya pemeliharaanya dikasih kan ke pada pihak swasta... pihak swasta akan hati2 mengerjakanya, sebab kalau pihak swasta mengerjakan asalan aja,, nanti pihak sasta lain bisa mengambil,,, jangan semuanya BUMN yang punya,, dari itu BUMN nggak serius..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>PLN kalau ingin Profesional,, sebaiknya pemeliharaanya dikasih kan ke pada pihak swasta&#8230; pihak swasta akan hati2 mengerjakanya, sebab kalau pihak swasta mengerjakan asalan aja,, nanti pihak sasta lain bisa mengambil,,, jangan semuanya BUMN yang punya,, dari itu BUMN nggak serius..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Jaringan LSM untuk Indonesia</title>
		<link>http://beritasingkat.wordpress.com/2008/07/07/kompas-7-juli-2008-berita-utama/#comment-23</link>
		<dc:creator>Jaringan LSM untuk Indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 14:40:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritasingkat.wordpress.com/?p=69#comment-23</guid>
		<description>Rencana pemerintah yang akan menerbitkan SKB tentang penghematan energi diharapkan jangan sampai menurunkan produktivitas industri. Seharusnya pemerintah segera melakukan pemetaan terhadap konsumsi energi khususnya listrik di perusahaan dan daerah-daerah. 
Bukan itu saja, pemberian sanksi khusus kepada industri yang dianggap boros, tentunya akan mempersulit kalangan industri dalam memanfaatkan listrik. Padahal, konsumsi listrik bisa dihemat tanpa harus mengurangi produktivitas dan tanpa harus melakukan kontrol ketat. [Yohan Putera Soemarna, menyampaikan terima kasih jika berkenan mengunjungi blog kami]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rencana pemerintah yang akan menerbitkan SKB tentang penghematan energi diharapkan jangan sampai menurunkan produktivitas industri. Seharusnya pemerintah segera melakukan pemetaan terhadap konsumsi energi khususnya listrik di perusahaan dan daerah-daerah.<br />
Bukan itu saja, pemberian sanksi khusus kepada industri yang dianggap boros, tentunya akan mempersulit kalangan industri dalam memanfaatkan listrik. Padahal, konsumsi listrik bisa dihemat tanpa harus mengurangi produktivitas dan tanpa harus melakukan kontrol ketat. [Yohan Putera Soemarna, menyampaikan terima kasih jika berkenan mengunjungi blog kami]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Koran Tempo, 9 Juli 2008, Berita Utama &#171; Indonesia Today In Brief</title>
		<link>http://beritasingkat.wordpress.com/2008/07/07/kompas-7-juli-2008-berita-utama/#comment-22</link>
		<dc:creator>Koran Tempo, 9 Juli 2008, Berita Utama &#171; Indonesia Today In Brief</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 00:19:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritasingkat.wordpress.com/?p=69#comment-22</guid>
		<description>[...] Politik &#160;  Antisipasi kebutuhan energi yang membingungkan seperti yang disampaikan rekan Singal diperparah dengan ulah spekulan minyak menghasilkan rembetan masalah kemana-mana termasuk [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Politik &nbsp;  Antisipasi kebutuhan energi yang membingungkan seperti yang disampaikan rekan Singal diperparah dengan ulah spekulan minyak menghasilkan rembetan masalah kemana-mana termasuk [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Adji Wigjoteruna</title>
		<link>http://beritasingkat.wordpress.com/2008/07/07/kompas-7-juli-2008-berita-utama/#comment-15</link>
		<dc:creator>Adji Wigjoteruna</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 04:48:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritasingkat.wordpress.com/?p=69#comment-15</guid>
		<description>hehehe...
Bapak benar, saya sepenuhnya setuju dengan pendapat Bapak  :wink:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe&#8230;<br />
Bapak benar, saya sepenuhnya setuju dengan pendapat Bapak  <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=':wink:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Singal</title>
		<link>http://beritasingkat.wordpress.com/2008/07/07/kompas-7-juli-2008-berita-utama/#comment-14</link>
		<dc:creator>Singal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 02:08:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beritasingkat.wordpress.com/?p=69#comment-14</guid>
		<description>Penguasa Negeri tercinta ini mungkin selalu terlambat mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi, karena mereka semuanya pintar-pintar sehingga memerlukan waktu yang sangat lama untuk mencapai kesepakatan, dan akhirnya terlambat. Harga keterlambatan orang pintar ini, menjadi beban rakyat. Kemungkinan lainnya, investor dan pemberi uang(pinjaman) bermain, termasuk bank dunia (IBRD), bank asia (ADB)dan negara lainnya. Kemudian penguasa negeri akan mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengatasi krisis, dengan harga mahal. ini pendapat dangkalku, dengan menggunakan perasaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penguasa Negeri tercinta ini mungkin selalu terlambat mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi, karena mereka semuanya pintar-pintar sehingga memerlukan waktu yang sangat lama untuk mencapai kesepakatan, dan akhirnya terlambat. Harga keterlambatan orang pintar ini, menjadi beban rakyat. Kemungkinan lainnya, investor dan pemberi uang(pinjaman) bermain, termasuk bank dunia (IBRD), bank asia (ADB)dan negara lainnya. Kemudian penguasa negeri akan mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk mengatasi krisis, dengan harga mahal. ini pendapat dangkalku, dengan menggunakan perasaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
